Thursday, May 13, 2021
Virus corona telah memukul Amerika dengan parah dan menyebabkan banyak calon mahasiswa tidak memilih AS lagi untuk pendidikan tinggi mereka. Selain itu berbagai kesulitan dan penundaan dalam mengusahakan visa masuk ke Amerika,termasuk penerbangan, mengancam pendaftaran mahasiswa internasional di kampus Amerika. Konflik perdagangan dan ketegangan yang muncul antara AS dan beberapa negara lain, khususnya China, sumber mahasiswa internasional terbesar, bisa mempengaruhi keputusan pada kandidat mahasiswa asing. Selama beberapa tahun terakhir tren menurunnya animo mahasiswa internasional sudah tampak dalam statistik penerimaan mahasiswa. “Terlampau banyak yang berada di luar kendali kami,” kata Lina Stover, Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru di University of Nebraska, Omaha. Sue Zhang adalah mahasiswa China yang lulus dari University of Nebraska -Lincoln atau UNL bulan lalu. Dia memutuskan untuk melanjutkan kuliah pasca-sarjana di UNL juga, tetapi Zhang, yang mengambil jurusan teknik sipil dan matematika, mengatakan kepada harian Omaha World Herald, dia memperkirakan krisis virus corona ini akan berpengaruh pada pendaftarannya untuk program pasca sarjana UNL. Selain itu kekhawatiran terkena COVID-19 memaksanya tidak kemana-mana. Tadinya dia berharap bisa mengunjungi beberapa kampus lain yang menawarkan program yang sama, seperti Stanford University dan University of California at Davis, tetapi dia segan untuk terbang sementara AS sedang dilanda pandemi virus corona. “Saya rasa pihak universitas sudah mengupayakan dalam batas-batas kemampuan mereka,” kata Zhang, yang terpaksa mengungsi bersama mahasiswa internasional lainnya ke East Side Suites milik UNL ketika krisis ini menutup asrama mahasiswa dimana dia tinggal. Seorang profesor teknik sipil di UNL, Dave Admiraal, mengatakan, Zhang punya semangat belajar tinggi dan cepat menangkap pelajaran.   “Saya belajar sebegitu banyaknya dari para mahasiswa internasional ini, dan ini melampaui dari apa yang saya dapat seandainya hanya berhubungan dengan para mahasiswa AS saja,” katanya dalam sebuah surat elektronik. Zhang merencanakan mulai program masternya musim panas ini.  Tentang ketegangan dan konflik antara AS dan China, dia mengatakan, hal itu tidak penting baginya. “Saya tidak mau terseret ke dalam politik,” katanya. Musim gugur yang lalu populasi mahasiswa internasional di UNL telah jatuh dari 2.807 menjadi 2.560, penurunan sebesar 9,6%.  "Mahasiswa internasional memperkaya kehidupan kampus dan masyarakat kami. Mereka menyumbang pada kebhinekaan dan juga menjadi sumber keuangan penting untuk universitas Amerika selama 10 tahun terakhir," kata Josh Davis, Dekan Urusan Global di UNL. [jm/ii]  
Gelombang unjuk rasa di seantero Amerika Serikat untuk menuntut keadilan arah kematian warga kulit hitam, George Floyd, di tangan polisi, memiliki dukungan dari sejumlah masyarakat Muslim Amerika. Pasalnya, kasus yang diduga dilatari unsur rasisme dan segregasi terhadap warga kulit hitam dalam Amerika ini, dianggap tidak sependirian dengan ajaran Islam yang selalu menentang rasisme. Kasus meninggalnya seorang warga kulit hitam Amerika bertanda George Floyd di tangan penjaga di kota Minneapolis, negara arah Minnesota, 25 Mei lalu, memicu gelombang unjuk rasa berhari-hari dalam puluhan kota di seantero Amerika Serikat. Para pengunjuk rasa menuntut keadilan atas kematian Floyd, sekali lalu menuntut dilakukannya reformasi di awak kepolisian Amerika yang dianggap kerap bersikap diskriminatif terhadap warga Amerika keturunan Afrika. Dalam wawancara secara kantor berita Associated Press, Dr. Farhan Bhatti dari Islamic Center of East Lansing di negara bagian Michigan mengapresiasi langkah bangsa yang turun ke jalan untuk menyuarakan kegeraman mereka atas kejadian rasisme tersebut. Ia mengatakan kalau di dalam Islam sendiri, rasisme adalah hal yang dilarang. “Perspektif Islam terkait apa yang padahal terjadi saat ini sangat sedang: tidak ada ruang bagi rasisme di dalam Islam. Rasulullah SAW mengajarkan kita bahwa apabila kita tahu suatu ketidakadilan, maka cobalah mengubahnya dengan mulutmu, yang berarti cobalah bersuara menentang ketidakadilan tersebut, " kata Farhan Bhatti. Setali tiga uang, legenda basket NBA, Kareem Abdul-Jabbar, juga memiliki pendapat yang sesuai. Dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press, pebasket Muslim dengan pernah memperkuat klub LA Lakers itu mengajak warga Amerika untuk bersatu dalam menghadapi rasisme. Dia juga mendorong masyarakat untuk mengatur pertemanan dengan orang-orang dari situasi belakang yang berbeda-beda. “Saya rasa ini adalah momen di mana orang-orang seharusnya sadar. Saya harap mereka menyadari betapa parahnya rasisme yang melembaga ini dan menyadari bahwa ini adalah masalah yang harus diperbaiki saat ini juga, dan kita harus mulai mendiskusikannya sekarang. Ini masalah yang gawat, bukan sesuatu yang bisa kita tunda-tunda, " kata Kareem Abdul-Jabbar. “Satu hal yang bisa kita lakukan yaitu menjalin pertemanan secara orang-orang yang kelihatan berbeda daripada kita sendiri. Kita harus pendirian seperti apa kehidupan mereka, kesibukan orang-orang yang jarang kita tahu kesehariannya. Kita harus mengenali asosiasi kita sendiri. Siapa saja jodoh sesama warga Amerika ini? Mereka pasti punya ukuran, bentuk, warna kulit, juga keyakinan agama dengan berbeda-beda. Meski demikian, mereka seluruh meyakini satu hal yang sepadan, yaitu negara indah yang kita sebut Amerika Serikat, " lanjutnya. Meski demikian, Doktor Farhan Bhatti dari Islamic Center of East Lansing, menyayangkan kerusuhan yang berlaku menyusul unjuk rasa damai dengan dilakukan massa. “Di sini, dalam kota Lansing, beberapa malam dengan lalu, kaca sejumlah pertokoan asyik berantakan. Hal itu bukan cuma sepenuhnya bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi juga kontra-produktif terhadap unjuk rasa yang dilakukan, yang memeriksa untuk menegakkan hak-hak kaum minoritas di negara ini, " kata Farhan Bhatti. Sentimen itu juga diungkapkan Kareem Abdul-Jabbar, mantan pebasket NBA yang kini memeluk agama Agama islam. Akan tetapi, ia juga mengarungi frustasi yang dirasakan massa had akhirnya terpancing melakukan aksi kebengisan, pasalnya berbagai demonstrasi damai dengan dilakukan sebelumnya, dianggapnya tidak pintar memunculkan kesadaran masyarakat akan gentingnya masalah rasisme di tengah itu. Kareem pun memberi contoh urusan seorang mantan atlet American football NFL, Colin Kaepernick. Ia kematian pekerjaannya sebagai seorang atlet, setelah melakukan aksi damai dengan berlutut saat lagu nasional Amerika dinyanyikan di sebuah pertandingan tahun 2016 lalu, sebagai bentuk solidaritasnya terhadap gerakan #BlackLivesMatter, alias Nyawa Awak Kulit Hitam Itu Penting. “Ada banyak orang mengatakan tentang sungguh parahnya kerusuhan dan penjarahan dengan terjadi. Itu memang bukan cara berunjuk rasa yang baik, tapi orang-orang perlu memikirkan juga bukti bahwa Colin Kaepernick (pernah) mencoba melakukan protes secara damai. Akan tetapi apa yang ia dapat? Dia justru dikucilkan dan kehilangan pekerjaannya. Ia ditolak bergabung dengan timnya. Itu akibat aksi protes tenang terkait sebuah isu yang betul nyata, dan tidak ada satupun yang mengakuinya, " kata Kareem. Kasus meninggalnya warga kulit hitam Amerika, George Floyd, di lengah polisi sendiri masih terus diselidiki. Polisi yang menekan leher Floyd hingga dirinya kesulitan bernapas ketika sedang diamankan aparat, telah dijerat pasal pembunuhan dan penghilangan menutup seseorang akibat kelalaian.  Tetapi ketiga rekannya tidak dijerat hukum, meskipun juga telah dipecat.  Negara bagian Minnesota pertengahan minggu ini mengajukan gugatan hukum sah asasi manusia terhadap Departemen Kepolisian atas kebijakan dan praktik diskriminatif sistemik yang dinilai telah berlaku selama bertahun-tahun. [rd]#@@#@!!
Polisi Jerman dan para petugas pemadam kebakaran, hingga Jumat pagi (5/6), masih disibukkan oleh kegiatan mengamankan kawasan dekat sebuah gedung pertemuan besar di Frankfurt, dalam usaha menjinakkan bom period Perang Dunia Ke-2 yang ditemukan baru-baru ini di sebuah proyek konstruksi. Pihak berwenang mengatakan, sekitar 2. 700 orang diminta mengungsi sewaktu mereka mengurung kawasan itu sebagai tindakan berjaga-jaga sewaktu menjinakkan bom seberat 500 kilogram. Layanan bis dan kereta yang melintasi kawasan itu juga dihentikan. Para pakar bom akan mulai berusaha menjinakkan bom itu pada tengah hari Jumat (5/6), dan mereka memperkirakan, usaha itu akan selesai pada jam makan malam. Meski perang itu telah berakhir seventy five tahun lalu, temuan bom dri era perang tersebut relatif masih sering terjadi di Jerman. Pada Juni 2019, dua bom ditemukan di sebelah utara Frankfurt, satu bom Jerman seberat 250 kilogram dan satu bom Amerika seberat 50 kilogram. Bom Jerman terpaksa diledakkan karena dianggap tidak aman untuk dijinakkan, sementara bom Amerika berhasil dijinakkan. Pada saat itu lebih dari 2. 500 orang terpaksa dievakuasi sebagai langkah pengamanan. Dua hari sebelumnya, sebuah grande lain meledak di sebuah tanah lapang di Jerman bagian barat. Ledakan bom itu menghasilkan suatu lubang besar. Bom-bom era perang yang belum meledak umumnya adalah peninggalan operasi militer Sekutu melawan Nazi Jerman pada saat itu. [ab/uh]#@@#@!!
Pemerintah pusat sampai masa ini tidak pernah mempublikasikan keterangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di tengah pandemi virus corona. Padahal, platform bersama pembentukan data pandemi, laporcovid19. org menilai, jika data ini dimasukan, setidaknya angka kematian di Indonesia akibat corona akan naik 3, 5 kali lipat dari angka resmi saat ini. Bukan hal yang mudah menelusuri data kematian PDP, apalagi yang tidak jelas statusnya karena belum menjalani swab test atau tes usap, atau hangat satu kali diambil spesimennya. Wilayah menerjemahkan pedoman dari Kementerian Kesehatan dalam standar yang berbeda. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Juru Cakap Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dr. Sri Wahyu Joko Santoso, menegaskan keputusan soal posisi ada di rumah sakit. “Kita di dinas itu hanya menyambut dari rumah sakit yang merawat. Untuk penentuannya dia negatif ataupun enggak, ya kita mengikuti dengan merawat. Kalau laporannya di sistem dinyatakan negatif, ya kita tulis negatif, kan gitu, ” cakap pria yang akrab dipanggil dr Oky itu. Oky mengaku pernah menanyakan persoalan ini ke Kemenkes. Jawaban yang dia peroleh, kalau pasien baru menjalani swab satu kali, dipertimbangkan penyakit penyerta dengan diidapnya sebagai penyebab kematian. Situasi pemerintah daerah, lanjut Oky, membawa keputusan rumah sakit sebagai kesimpulan yang harus diikuti. Alasannya, pihak rumah sakitlah yang memahami pas kondisi pasien. Dinas kesehatan wilayah berperan mengumpulkan laporan, kemudian melakukan validasi. Jika seorang PDP wafat dunia, namanya akan dimasukkan di dalam daftar hingga ada diagnosa akhir rumah sakit. Statusnya berubah ataupun tidak, tergantung diagnosa akhir tersebut. Di sisi lain, hasil diagnosa rumah sakit juga menjadi dasar pengumuman kepada keluarga dan umum untuk mencegah kemungkinan masalah baik. Puskesmas di wilayah tempat status pasien, juga akan menindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi untuk meyakinkan hasil diagnosa rumah sakit. Hasil kegiatan Puskesmas ini menjadi dasar aksi lanjut yang diambil. Upaya Uji Lab Harus Maksimal Kepala Bangsal Besar Teknik Kesehatan Lingkungan serta Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, Irene berharap pasien PDP diupayakan semaksimal mungkin agar dapat menjalani besar kali uji swab. “Kalau kita mau memastikan diagnostiknya, kan mestinya wajib. Karena dia kalau telah masuk kriteria PDP, itu membentuk nggak bisa dibuang begitu saja. Kan tetap saja namanya tersedia PDP. Nah kalau sampai final enggak tahu diagnosanya, kan susah juga, ” kata Irene. Irene menegaskan, satu spesimen belum bisa di anggap bisa memberikan hasil akhir status seorang pasien. Karena itulah dengan jelas panduan mengecap persyaratan itu agar bisa dipenuhi. Irene memastikan seluruh pemerintah kawasan telah memahami, bahwa mereka tidak bisa memasukkan nama PDP dengan belum tegak diagnosanya ke bangsa tertentu. Karena itulah upaya suntuk harus dilakukan. Irene bahkan memberi gambaran, sejauh mulut PDP dengan meninggal itu masih bisa dibuka untuk mengambil spesimen, upaya tentu harus dilakukan. BBTKLPP sendiri penuh menerima spesimen dari pasien dengan sudah meninggal. Namun, lanjut Irene, jika hanya berasal dari mulia spesimen, pihaknya tidak akan menyampaikan kesimpulan. Jika hasil uji lab spesimen pertama adalah negatif, oleh karena itu yang hanya sampel pertama itu yang statusnya negatif. Status anak obat tidak dapat dinyatakan sebagai “negatif” hanya berdasar satu hasil swab tersebut. “Dan hasilnya pun tidak disimpulkan, swab satu kali, negatif tetap tidak ada kesimpulannya. & di WA saya biasanya saya tulis, swab pertama negatif dan belum bisa disimpulkan karena anyar satu swab diperiksa, ” sendat Irene. Jurnalis dari delapan media yang melakukan kolaborasi di Yogyakarta menemukan sekurangnya ada 12 nama PDP dalam kelompok ini. Perut belas nama itu muncul pada Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta. Dari daftar itu, setidaknya lima PDP belum diambil swab sama sekali, dan tujug PDP baru diambil swab satu kala. Bukan tantangan mudah untuk menemukan 12 nama tersebut. Sebenarnya, dimungkinkan ditemukan lebih banyak nama, semasa data pasien dibuka lebih terang oleh pemerintah. Dua belas PDP itu dialihkan ke daftar anak obat negatif. Keputusan ini perlu dipertanyakan, karena berpotensi membuat data pandemi tidak valid. Pemeriksaan Agresif Istimewa Dilakukan Pakar biologi molekular Ahmad Rusdan Handoyo Utomo memaparkan dengan detail bagaimana panduan pemeriksaan penderita terinfeksi virus corona. Salah satunya adalah mengapa tes harus dilakukan dua kali untuk menentukan kedudukan negatif seorang pasien. “Kenapa harus dua kali? Karena mengikuti kunjungan dari virus ini, perjalanan reproduksinya. Virus ini begitu dia menemukan inang, dia pasti akan masuk ke dalam, dan akan membaca mekanisme sel untuk memperbanyak dirinya, ” kata Rusdan. Rusdan menghamparkan, spesimen akan relatif mudah ditemukan satu minggu setelah seseorang menunjukkan gejala awal seperti demam atau pilek. Lokasinya ada di nasofaring, dan karena itu spesimen diambil di titik ini. Waktunya kudu tepat, tidak boleh terlalu lekas atau melewati masa itu. untuk memudahkan pengambilan spesimen harus dikerjakan beberapa kali. Jika telah melewati periode nasofaring, virus akan berjalan ke titik lain. Karena itulah, panduan pengambilan spesimen menyebut, cara ini harus dilakukan dari sumber yang berbeda. Rusdan menyebut tindakan ini sebagai upaya agresif, buat semaksimal mungkin memaksimalkan kesahihan diagnosa seorang pasien. “Jadi memang arahan itu bukan karena suka-suka karakter membuat panduannya. Itu ada ilmunya, karena kalau sekali tidak bertemu, bisa berarti yang kita kuatirkan adalah jumlah terlalu sedikit. Ada juga alternatif alasan lain, misalnya lab-nya enggak kompeten, ngambilnya enggak dalam, atau ngambilnya keliru, ” kata Rusdan. Teknik mengambil spesimen juga membuka peluang timbulnya kelengahan, Rusdan menyebut ini terkait secara kompetensi petugas yang mengambilnya. Ada juga kemungkinan faktor Virus Transport Media (VTM) yang tidak stabil. Faktor ini menjadikan spesimen saat dimasukkan ke collection kit menjelma kadaluwarsa dalam perjalanan menuju lab. Rusdan ingin menunjukkan, bahwa ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi status negatif pasien. Hal-hal semacam ini juga harus diperhatikan buat menghasilkan data yang sahih selama pandemi ini. Lebih jauh, Rusdan bahwa memandang perlu dilakukan audit lab jika memang dibutuhkan. Jika sebuah lab menghasilkan persentase membangun terlalu kecil dibanding lab asing untuk spesimen yang serupa, perlu audit mendalam. Ketika disodori data, kalau ada delapan kasus positif corona meninggal di DIY dan bertambah dari 85 pemakaman standar COVID-19 sudah dilakukan, Rusdan menilai tersedia sesuatu yang janggal. “Ini jika saya jadi peneliti di sana, saya akan cari itu. Beta lihat semua gejalanya seperti barang apa. Semua hasil lab seperti apa? Saya akan tanya seberapa garang dia mengambil sampelnya dan jika perlu dilakukan otopsi atau minimal biopsi paru. Itu kalau hamba, ” papar Rusdan yang menempuh pendidikan pasca doktoral di Harvard Medical School, Boston, Amerika Konsorsium. Peneliti bisa menganalisa serumnya, serta tidak hanya menggunakan alat rapid tes biasa. Prosedur yang digunakan lebih hati-hati, kata Rusdan. Pengkaji juga bisa mengambil plasma darah pasien untuk melakuan tes anti body Sars Cov 2. Secara teknik yang lebih maju, hasilnya tidak hanya ada atau tidaknya antibodi, tetapi juga menghitung jumlahnya. Semua langkah agresif ini penting, kata Rusdan untuk menghasilkan keterangan dan pemahaman yang lebih jalan terhadap kasus-kasus terkait virus corona. “Bukan untuk mencari-cari kesalahan lab, tapi ini secara biologis. Saya kuatirnya, misalkan di masyarakat virus ini sudah bermutasi. Karena bermutasi, jadi tidak terdeteksi. Jadi, kita harus melihat ini dari semua kemungkinan, ” tambah Rusdan. Buat menentukan status pasien, tidak cukup dengan pemeriksaan swab dari nasofaring saja. Tes juga bisa dikerjakan dengan mengambil spesimen dari tata cara napas bawah atau sputum, hingga ke alveolus. Bahkan bisa dikerjakan tindakan biopsi paru, dan bila perlu otopsi terhadap pasien yang meninggal namun belum tegak diagnosisnya. Sejumlah peneliti bahkan mengorek data hingga ke feses atau tahi pasien. Semua proses ini untuk memastikan status pasien, sehingga dihasilkan data lebih tepat, agar pemerintah bisa mengambil kebijakan berdasar tilikan yang dilakukan. [ns/em]#@@#@!!
Para pemain Bundesliga bebas menunjukkan dukungan bagi para pendemo tempat kematian George Floyd, pria kulit hitam Amerika yang meninggal dalam tahanan polisi di Amerika, kata Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB), Rabu (06/03). Dalam sebuah pernyataan DFB menyatakan tidak ada tindakan disipliner bagi pemain klub Borussia Dortmund Achraf Hakini, Jadon Sancho, Weston McKennie sejak klub Schalke 04 atau Marcus Thuram dari Borussia Moenchengladbach, segenap memberi dukungan kepada mereka masa pertandingan berlangsung. Pemain internasional Inggris Sancho mendapat kartu kuning sesudah melepas baju kaosnya dan menunjukkan tulisan "Keadilan untuk George Floyd. " Badan sepak bola dunia, FIFA yang melarang pemain sepakbola untuk menyampaikan pandangan pribadi itu terhadap politik, agama dan perkara sosial di lapangan, tidak memberlakukan protokol yang biasanya digunakan, tetapi menyarankan untuk menggunakan"akal sehat" di dalam menangani insiden semacam itu. DFB menyatakan tidak akan mengambil kegiatan apa pun terhadap simbol-simbol solidaritas terkait sejumlah protes di AS & di seluruh dunia. [mg/ii]#@@#@!!
Pihak berkuasa di kawasan-kawasan sekitar ibukota Korea Selatan, Seoul, Selasa (2/6), kembali memberlakukan larangan mengadakan pertemuan tumbuh, menyusul meningkatnya jumlah kasus gres virus corona. Â Pada Selasa (2/6), 37 dari 38 kejadian baru yang dilaporkan Pusat Pengoperasian dan Pencegahan Penyakit Korea Daksina dipastikan berasal dari kawasan Metropolitan Seoul yang padat penduduknya. Ratusan kasus baru pada dua pasar terakhir juga terdeteksi di kawasan itu, termasuk di gudang manusia besar milik raksasa bisnis online Coupang, yang menurut para pejabat bubar memberlakukan langkah-langkah pencegahan dan menggembala jarak para pekerjanya. Sedikitnya, 20 kasus baru lainnya terkait secara gereja-gereja dekat Seoul. Incheon, kota pelabuhan di sebelah barat Seoul, melarang pertemuan di sekitar 4. 200 gereja dan fasilitas keagamaan lainnya. Provinsi Gyeonggi, yang mengeliling ibukota, mengeluarkan perintah administratif buat menutup gudang-gudang penyimpanan, rumah-rumah duka dan balai-balai pernikahan. Menteri Kesehatan Park Neunghoo meminta umat Kristen serta para pegawai rumah rendah dan panti jompo menghindari pertemuan-pertemuan yang tidak perlu untuk menekan risiko menularkan virus corona ke warga lanjut usia atau itu yang memiliki gangguan kesehatan payah. Ia juga menyerukan agar para-para pejabat sekolah mengecek ulang langkah-langkah pencegahan menjelang dibukanya kembali lembaga-lembaga pendidikan. Sekitar 1, 8 juta pelajar SD, SMP dan SMA di Korea Selatan akan kembali bersekolah mulai Rabu (3/6). [ab/uh]#@@#@!!
Penularan Covid-19 di Afghanistan meningkat 684 persen pada bulan Mei, sebut Komite Penyelamatan Internasional (IRC) hari Senin (1/6). “Kemampuan pemeriksaan yang sangat rendah di negara ini artinya lebih banyak lagi yang tidak menjalani tes dan tidak terdeteksi, ” lanjut Komisi. Jutaan orang Afghanistan sekarang menghadapi kerawanan pangan setelah konflik puluhan tahun dan sekarang ekonomi yang melambat akibat pandemi Covid-19 “membuat Afghanistan di ambang bencana kemanusiaan, ” sebut IRC. Rusia melaporkan 9. 035 kasus baru Covid-19 pada hari Senin (1/6). Cuma AS dan Brazil yang merekam kasus lebih banyak daripada Rusia. Sekolah-sekolah Afrika Selatan dijadwalkan dibuka kembali hari Senin (1/6), namun rencana itu dibatalkan pada menit-menit terakhir. Kementerian kesehatan telah menyambut desakan dari serikat guru, pekerja sekolah dan komite pengelola melanggar tanggal pembukaan kembali sekolah. Kepala Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mencuit bahwa ada kebutuhan bagi “transparansi mengenai tingkat kesiapan masing-masing sekolah. ” Gedung Putih hari Minggu (31/5) mengumumkan telah mengirim perut juta dosis hidroksiklorokuin (HCQ) buat Brazil, guna membantu negara dalam Amerika Selatan itu dalam upayanya memerangi virus corona. “HCQ hendak digunakan sebagai profilaksis untuk membangun perawat, dokter dan profesional layanan kesehatan Brazil menghadapi virus, ” sebut Gedung Putih dalam suatu pernyataan hari Minggu (31/5). “Ini juga akan digunakan sebagai terapi untuk mengobati warga Brazil yang terjangkit. ” HCQ digunakan umum sebagai obat malaria. Presiden AS Donald Trump, dalam langkah dengan kontroversial, mengabaikan penasihat kesehatan masyarakatnya dan mendesakkan penggunaan obat itu dalam perang melawan virus corona, meskipun tidak ada bukti berpengaruh bahwa obat itu efektif mengatasi virus tersebut. Trump baru-baru itu mengumumkan ia minum HCQ, walaupun ia menyatakan tidak terjangkit virus itu. Pernyataan Gedung Putih serupa menyebutkan kedua negara telah mengambil suatu “upaya riset bersama dengan akan mencakup uji klinis secara random. Uji ini akan membangun mengevaluasi lebih jauh mengenai keamanan dan keampuhan HCQ baik buat profilaksis (pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit) dan pengobatan awal virus corona. Ada lebih banyak peristiwa Covid-19 di AS dan Brazil dibandingkan dengan di negara-negara lainnya. AS mencatat 1, 7 juta kasus sedangkan Brazil, yang hidup sebagai hotspot virus itu, mencatat lebih dari 514 ribu kejadian, sebut Johns Hopkins University. Para-para pejabat kesehatan menyatakan mereka bersiap menghadapi lonjakan penularan virus corona, menyusul berbagai protes di Amerika terkait kematian George Floyd, adam kulit hitam yang tewas dalam tangan polisi di Minneapolis. Sebagian demonstran mengenakan masker, yang lainnya tidak. Social distancing juga tak diterapkan oleh mereka. [uh/ab]#@@#@!!
Francis Collins, pakar genetika Amerika baru saja mendapat hadiah Templeton karena usahanya menggabungkan sains dan kepercayaan agama. Kepala Institut Kesehatan Nasional (National Institute of Health) itu meraih hadiah $1,3 juta di tahun ke-48 sejak hadiah itu diberikan kepada tokoh-tokoh yang sukses dalam kedua bidang itu. Francis Collins mengatakan dalam wawancara dengan kantor berita AFP sebelum hadiah itu diumumkan, bahwa ia telah menemukan keyakinannya tentang agama dan Tuhan dalam tahun 1970-an, ketika masih kuliah di fakultas kedokteran. Collins adalah orang yang memimpin usaha yang akhirnya berhasil menyusun genome manusia dalam tahun 1990 sampai tahun 2000-an. “Saya menyadari sebagai mahasiswa kedokteran yang harus menghadapi masalah hidup dan mati tiap hari, bahwa ada suatu hal yang lebih besar yang tidak bisa dijelaskan oleh kepercayaan atheisme yang saya anut waktu itu,” kata Collins. Pada usianya yang kini telah mencapai 70 tahun, Collins berada di baris terdepan dalam usaha pemerintah Amerika untuk menghentikan pandemi virus corona yang telah banyak memakan korban itu. Katanya, ia bekerja “mungkin 100 jam per minggu” untuk menciptakan vaksin guna mencegah penyakit yang mematikan itu, dan berbagai obat lainnya yang bisa digunakan untuk merawat penderitanya.         Menurut Collins, ia telah lama memikirkan tentang apa hubungan sains atau ilmu pengetahuan dengan agama, dan bagaimana kedua hal itu telah mempengaruhi hidupnya.   "Saya tahu tentang banyak hal, sehingga saya mengenyampingkan kemungkinan adanya Tuhan yang mengatur semua kehidupan di alam raya ini," katanya. Diantara pemenang hadiah Templeton sebelum ini adalah para pakar astrofisika dan kosmologi yang senantiasa memikirkan bagaimana semua itu dimulai. Tapi apa yang dilakukan oleh Collins adalah mempelajari bagian-bagian paling kecil dari alam raya itu, seperti tiga miliar huruf dan kombinasinya yang merupakan urutan genome manusia. Ketika itulah ia menemukan apa yang disebutnya 'Bahasa Tuhan', yang kemudian dituliskannya dalam sebuah buku berjudul The Language of God yang menjadi best seller pada tahun 2006. “Namun harus saya jelaskan, bahwa saya bukanlah orang yang mengatakan bahwa Tuhan muncul secara ajaib dan menyusun genome yang akhirnya membuat mansuia seperti yang ada sekarang,” katanya. “Saya melihat proses itu sebagai suatu evolusi panjang dan indah, dimulai dari organisme bersel satu yang kemudian terus berkembang. Tapi masalahnya, kita sama sekali tidak mengetahui bagaimana semua hal itu dimulai," kata Collins lagi. Hadiah Templeton semula bernama hadiah untuk 'Kemajuan dalam Pemahamam Agama', diciptakan oleh John Templeton. Ia adalah  seorang investor terkenal di Wall Street dalam tahun 1972. Diantara peraih hadiah itu adalah Bunda Teresa, Dalai Lama, Uskup Agung Desmond Tutu, penulis Russia Alexander Solzhenitzin dan Raja Abdullah dari Jordania. [ii]
Bekas Perdana Menteri Mahathir Mohamad, putranya dan tiga anggota parlemen asing dari Partai Pribumi Bersatu, balik menegaskan bahwa pemecatan mereka lantaran partai tersebut ilegal dan mencerminkan kediktatoran dan sikap tidak membenarkan diri ketua partai itu, Muhyiddin Yassin. Pada konferensi pers pada markas Bersatu di Petaling Jaya, Jumat (29/5), ia kembali meminta bahwa keputusan Muhyiddin, yang zaman ini menjabat perdana menteri, buat menarik keluar partainya dari koalisi Pakatan Harapan tidak mendapat pengesahan partai. Ketika ditanya apakah Muhyiddin harus dipecat sebagai ketua kelompok, Mahathir mengatakan, “Ya, kami mau memecatnya, namun untuk memecatnya awak ingin pertemuan sepatutnya dewan arahan pusat partai. ” Mahathir Mohamad dan empat anggota parlemen lainnya dipecat dari Partai Pribumi Berbaur pada Kamis (28/5).  Menurut media-media setempat, dalam surat yang diperuntukkan kepada Mahathir, Sekretaris Eksekutif Menyatu Muhammad Suhaimi Yahya mengatakan, Mahathir dipecat karena melanggar Pasal 10. 2. 2 dan 10. dua. 3 konstitusi partai. Menurut Suhaimi, Mahathir duduk bersama blok antitesis selama sidang parlemen pada 18 Mei, dan bukan dengan konfederasi Perikatan Nasional yang dipimpin Ketua Bersatu dan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. Anggota parlemen lainnya yang dipecat adalah Mukhriz Mahathir, Syed Saddiq, Amiruddin Hamzah, & Maszlee Malik. Pendukung Mahathir bertopang dengan mereka yang mendukung Muhyiddin. Perpecahan dalam partai terjadi sesudah keputusan Muhyiddin untuk bekerja persis dengan Barisan Nasional (BN) & Partai Islam Se-Malaysia (PAS) buat membentuk pemerintahan yang berkuasa asal tahun ini. Sebelumnya bulan ini, Mahathir pernah mengatakan, ia membatalkan diri sebagai ketua Partai Bersatu pada Februari lalu karena menyalahi keputusan partai untuk meninggalkan federasi Pakatan Harapan (PH) dan berpadu dengan BN juga PAS untuk membentuk pemerintahan baru. Â[ab/uh]#@@#@!!