Monday, June 1, 2020
Home Blog Page 2

Pandemi Corona Semakin Sengsarakan Perempuan Penyandang Disabilitas

0
Pandemi corona menyengsarakan banyak penyandang disabilitas, khususnya perempuan. Mereka menjalani berbagai eksploitasi yang merongrong wujud dan mental mereka.

Terkait Covid-19, Pemerintah Larang Shalat Ied Berjamaah

0
Untuk menekan laju penularan virus corona, pemerintah melarang masyarakat buat melakukan Salat Idulfitri secara berjamaah di luar rumah.

Jepang Luncurkan Unit Baru untuk Menggalakkan Pertahanan Antariksa

0
Jepang sudah meluncurkan unit pertahanan antariksa mutakhir, Senin (18/5), untuk memonitor serta mengatasi ancaman-acaman terhadap satelit-satelitnya. Skuadron Operasi Antariksa,  yang menjadi arah dari Pasukan Bela Diri Udara Jepang,  saat ini baru memiliki 20 anggota, dan diperkirakan akan membesar menjadi sekitar 100 anggota segera setelah unit itu beroperasi sepenuhnya pada 2023. Peran unit itu terutama untuk memonitor dan menangani satelit-satelit Jepang dari serangan imbangan atau sampah antariksa, seperti pecahan-pecahan satelit dan roket. Unit tersebut juga akan mengontrol navigasi berbasis satelit dan menjalin komunikasi dengan unit-unit militer lain di lapangan.  Peluncuran unit baru itu dilangsungkan di tengah-tengah keprihatinan Jepang yang kian berkembang mengenai China dan Rusia yang berusaha mencari cara-cara untuk mencampuri, melumpuhkan dan menghancurkan satelit-satelit. Bagian itu akan bekerjasama dengan Komando Antariksa AS yang dibentuk Pemimpin Donald Trump tahun lalu, serta Dinas Eksplorasi Antariksa Jepang,  kata Menteri Pertahanan Jepang Taro Kano. Unit baru ini merupakan hasrat Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mendorong Pasukan Bela Diri Jepang meningkatkan kemampuan dan peran internasionalnya.  Ia ingin Jepang meningkatkan kerjasama serta kompatibilitas senjatanya dengan AS dalam menghadapi China dan Korea Utara yang memiliki kemampuan militer dengan meningkat. Â[ab/uh]#@@#@!!

Vanda, Perawat Relawan Bagi Warga Suku Asli di Amazon

0
Vanderlecia Ortega dos Santos, yang pelik disapa Vanda, bekerja sukarela untuk menyediakan satu-satunya layanan kesehatan di garis depan. Ia melindungi komunitas suku aslinya yang beranggotakan 700 keluarga dari wabah COVID-19 yang melanda kota Manaus, Brasil.

Kolombia Perketat Restriksi Terkait Covid-19 dalam Perbatasan dengan Brazil

0
Kolombia, Kamis malam (14/5) meluncurkan langkah-langkah segar yang bertujuan untuk menghentikan kemajuan jumlah kasus baru virus corona di dekat perbatasan dengan Brazil. Presiden Iván Duque mengatakan penduduk di wilayah Amazon diinstruksikan untuk tetap tinggal di rumah kecuali untuk kunjungan penting untuk mencari makanan ataupun bantuan medis. Militer juga mengirimkan tentara untuk memperkuat keamanan pinggiran. Restriksi terbaru ini dimaksudkan buat membantu sistem rumah sakit di Kolombia yang kewalahan dan buat memberikan pengamanan bagi warga pribumi wilayah Amazon, di mana berlaku lonjakan kasus COVID-19. AP menyebutkan kalau Organisasi Pribumi Nasional Kolombia mengadukan 146 kasus COVID-19 dan enam kematian di antara populasi di sana. Presiden Duque mengatakan Kolombia menghadapi situasi yang dapat berubah genting mengingat berbagai perbedaan, berdasarkan sudut pandang epidemiologi, dengan negara-negara tetangganya. Kepala Brazil Jair Bolsonaro menolak langkah-langkah anti-COVID dan mengkritik banyak kepala lokal di negaranya karena mengatup bisnis di Brazil, yang memiliki tingkat tertinggi COVID-19 di Amerika Latin. [uh/ab]#@@#@!!

Selandia Baru Rencanakan Belanja Besar-besar buat Tekan Pengangguran

0
Negeri Selandia Baru berencana untuk meminjam dan membelanjakan dana besar-besaran dalam usaha mempertahankan tingkat pengangguran pada bawah 10 persen pada saat menghadapi wabah virus corona. Gajah Keuangan Selandia Baru Grant Robertson, Kamis (14/5), mengumumkan rencana anggaran pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya.  Berdasarkan anggaran baru, utang pemerintah akan meningkat dari kecil di atas 20 persen menjelma 54 persen pada 2023, sementara ribuan pekerjaan baru akan diciptakan, khususnya untuk pembangunan rumah & perbaikan kualitas lingkungan. Meski begitu, sejumlah pakar berpendapat, peningkatan besar-besaran belanja pemerintah tidak bisa menimpali kerugian ekonomi yang ditimbulkan epidemi itu.  Tingkat pengangguran diperkirakan hendak meningkat dari sedikit di untuk empat persen menjadi hampir 10 persen pada Juni. Robertson menyungguhkan, pariwisata, yang menyumbang sekitar 10 persen pada ekonomi negara, tak akan pulih seperti sedia zaman dalam beberapa tahun ke aliran.  “Kita menghadapi krisis ekonomi & kesehatan global yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak era Depresi Besar, ” katanya. Berdasarkan jadwal anggaran baru, pemerintah akan membelanjakan 30 miliar dolar selama 40 tahun ke depan. Rencana perkiraan itu diungkapkan pada hari dengan sama negara itu mencabut beberapa besar pembatasan-pembatasan lockdown.  Mal-mal, toko-toko eceran dan restoran-restoran buka dan banyak orang kini diizinkan balik bekerja di kantor. Selandia Anyar dinilai banyak negara telah berhasil mengatasi wabah virus corona.  Pihak berwenang kesehatan negara itu, Kamis (14/5), mengumumkan, tidak adanya kasus penularan baru untuk hari ke-3 berturutan. Selandia Baru melaporkan sekitar 1500 kasus infeksi yang sudah dikukuhkan, dan 21 kematian. [ab/uh]#@@#@!!

Menlu AS di Israel untuk Bicarakan Aneksasi Tepi Barat

0
Di tengah-tengah kekerasan yang balik mencuat di Tepi Barat, Menlu AS Mike Pompeo bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu dalam Yerusalem, Rabu (13/5).  Mereka diperkirakan akan membahas rencana Israel untuk menganeksasi beberapa bagian dari wilayah Tepi Barat. Tiba di Israel, Rabu pagi (13/5), Pompeo merupakan pejabat asing pertama yang berkunjung ke negara itu sejak Januari,  sebelum negara itu menutup semua perbatasannya untuk menghentikan perebakan epidemi virus corona. Berdiri di tepi Pompeo dan di hadapan kesatuan bendera AS dan Israel, Netanyahu menyebut kunjungan enam jam itu sebagai testamen kekuatan aliansi kedua negara. Netanyahu dan mitra koalisi barunya,  pemimpin Partai Biru dan Suci, Benny Gantz, menunda upacara pelantikan pemerintah mereka hingga Kamis (14/5) untuk mengakomodasi kunjungan Pompeo. Pompeo diperkirakan juga akan bertemu dengan Gantz dan pensiunan panglima militer Gabi Ashkenazi, yang akan menjabat sebagai menteri luar negeri di pemerintahan Israel yang baru. Dalam pertemuan dengan Netanyahu, Pompeo menyatakan belasungkawa atas tewasnya seorang tentara Israel yang diduga dilakukan seorang tersangka Palestina.  Ia menyatakan, “Israel memiliki benar untuk membela diri dan Amerika akan secara konsisten mendukung Israel dalam usaha itu. ” Salah satu hal penting dalam skedul pembicaraan Pompeo dan Netanyahu merupakan rencana Israel untuk menganeksasi beberapa arah dari wilayah Tepi Barat, suatu langkah yang dipastikan akan mendirikan marah Palestina, negara-negara Arab lain serta banyak sekutu Barat Israel.  Pompeo mengatakan, “Masih banyak peristiwa yang belum dilakukan dan kita perlu membuat kemajuan terkait hal itu. ” Pompeo sendiri menolak buat mengatakan apakah pemerintahan Trump membantu rencana aneksasi sepihak oleh Israel.  Ia hanya mengatakan ia datang ke Israel untuk mendengar pandangan Netanyahu dan Gantz terkait masalah itu. Dubes AS untuk Israel David Friedman sebelumnya mengatakan,  Israel kemungkinan bakal mulai melakukan aneksasi dalam beberapa pasar mendatang. Â[ab/uh]#@@#@!!

Masyarakat Adat Punya Pandangan Berbeda Soal Wabah Corona

0
Bagi mayoritas masyarakat, pandemi misalnya virus corona sekarang adalah sebatas kondisi darurat kesehatan. Penyikapannya disesuaikan dengan protokol sektor ini, yang sepenuhnya ditetapkan berdasar ilmu pengetahuan modern. Namun, ada sebagian masyarakat di Indonesia yang melihat pandemi dari sudut pandang yang berbeda. Di Bali misalnya, desa-desa adat berperan menggelar kegiatan yang dapat dikelompokkan dalam dua bidang, yaitu sekala dan niskala. Sekala adalah yang terlihat, dan niskala berkaitan dengan apa yang tidak terlihat. Konsep ini dijelaskan Guru Besar Hukum Adat Universitas Udayana, Bali, Prof Wayan P. Windia.  “Untuk melaksanakan aktivitas niskala berupa upacara agama tertentu, bukan upacara adat. Upacara yang dilaksanakan serangkaian dengan wabah Covid-19 ini mirip upacara Nyepi, dilaksanakan 8 04, kedua 22 April dan terakhir pada 7 Mei, mirip suasananya seperti itu. Jadi, apa yang dilakukan, nyambung antara aktivitas sekala, yang nyata dan aktivitas niskala-nya, ” papar Windia. Windia menjelaskan hal itu dalam diskusi "Melihat Covid-19 dari Perspektif Hukum Adat". Diskusi daring ini diselenggarakan Asosiasi Pengajar Hukum Adat (APHA) Indonesia pada Selasa, 12 Mei 2020. Dua Konsep Keseimbangan Aktivitas niskala, kata Windia, bertujuan untuk menghormati alam. Umat Hindu di Bali percaya, tubuh manusia dan alam disusun berdasar unsur yang sama, yaitu tanah (padat), air (cair), udara, api dan ruang kosong. Jika terjadi tubuh manusia mengalami sakit, maka kemungkinan ketika tersebut alam juga sedang terganggu. Karena itulah, untuk mencegah penularan trojan corona, tidak cukup melakukan pendekatan sekala, masyarakat Bali merasa penting melakukan aktivitas niskala. Sewaktu terjadi tragedi Bom Bali, masyarakat Bali menggelar upacara Karipubaya. Jika Densus 88 mengejar teroris itu termasuk aktivitas sekala, kata Windia, masyarakat melakukan upacara untuk mengembalikan keseimbangan alam sebagai niskala. Kali ini, desa-desa adat di Bali juga tetap menjalankan aktivitas sekala terkait pandemi virus corona. “Aktivitas sekala yang dilakukan desa adat persis seperti apa yang diarahkan dengan gugus tugas penanganan Covid-19 dari tingkat pusat sampai ke desa adat. Sama persis, ” kata Windia. Kegiatan itu antara lain lebih banyak di rumah, menjaga jarak, memakai masker, rajin cuci tangan da sebagainya. Sebagai tambahan, kata Windia, desa adat pada Bali juga memberikan dukungan ekonomi kepada warga. Hal ini diaplikasikan karena desa adat di Bali memiliki lembaga usaha yang menggerakkan kekayaan adat mereka. Ahli hukum adat dari Universitas Sahid, Dr Laksanto Utomo juga memaparkan bagaimana cara pandang masyarakat adat Samin terhadap pandemi virus corona. Samin adalah kelompok masyarakat di sekitar Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah. Mereka menganut ajaran kepercayaan sendiri, dan saat ini terus menolak pembangunan pabrik semen yang dikhawatirkan merusak lingkungan adat mereka. Wabah dan Keselarasan Alam Dijelaskan Laksanto, masyarakat adat Samin percaya pandemi nampak sebagai reaksi alam terhadap apa yang dilakukan manusia. “Yang diaplikasikan Ibu Pertiwi, sebagai pertanda bumi telah memulai mengadili. Mereka menyatakan, bahwa wabah corona membuat bingung semua kalangan dan memberikan kesulitan mendapatkan bahan pangan, ” kata Laksanto. Dari pernyataan sikap tersebut, kata Laksanto, sejak awal terbukti bahwa masyarakat Samin percaya pandemi terkait dengan bahan pangan. Jika pandemi ini terus berlanjut, dapat dipastikan masyarakat bawah akan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhannya. Karena itulah, masyarakat Samin mendesak semua pihak menjaga keseimbangan alam. Pada twenty one April lalu, tambah Laksanto, masyarakat Samin menyampaikan sikap yang menekankan perlunya tindak perusakan alam dihentikan. Seharusnya, proses pembangunan pabrik sperm di dekat desa mereka dihentikan. Wabah ini datang, menurut kelompok yang juga dikenal sebagai Sedulur Sikep ini, sebagai bagian dari proses menata kembali alam semesta. “Pada prinsipnya, Sedulur Sikep serta Jaringan Masyarakat Peduli Gunung Kendeng menginginkan wabah Covid-19 ini menghentikan seluruh operasi dan eksploitasi oleh pabrik semen dan mematuhi aturan terkait kondisi saat ini, ” lanjut Laksanto. Masyarakat Samin, kata Laksanto percaya bahwa bumi memberikan kehidupan. Menjadi tugas manusia menjaga kelestariannya dan menjaga kehidupan untuk masa depan. Adat Menjaga Kesehatan Guru Besar Hukum Adat Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Prof Aminuddin Salle mengungkap kekayaan adat daerah itu terkait kesehatan. Salah satunya adalah budaya gotong royong membersihkan lingkungan, yang juga ada di daerah lain. Di masyarakat pedesaan budaya ini masih kuat, dan kian tersisih di kelompok masyarakat perkotaan. Aminuddin juga mengingat, di masa lalu rumah adat di daerahnya selalu dilengkapi gentong air di depan rumah. Fungsinya adalah untuk cuci tangan, muka dan kaki bagi tamu atau siapapun yang datang. Kekayaan adat itu membuktikan bahwa menjaga kesehatan dengan budaya cuci tangan sudah ada di masyarakat sejak lama. Masyarakat setempat juga memiliki cairan cuci tangan khusus yang dibuat dari jerami. “Masyarakat kita mempunyai jerami bakar yang digunakan tuk hand sanitizer, nah mungkin wujud pengetahuan lain yang juga berfungsi sebagai obat, sekaligus juga menciptakan keseimbangan alam, ” ujar Aminuddin. Sementara Prof Chatarina Dewi Wulansari dari Universitas Parahyangan mengatakan, wujud banyak yang bisa dipelajari dari kekayaan masyarakat adat Indonesia di sektor kesehatan. “Hak pengelolaan kesehatan, apabila itu memang merupakan kekayaan yang dimiliki oleh masyarakat adat, kenapa tidak digunakan. Kita dapat menggunakan berbagai macam bahan yg bisa kita gunakan untuk kesehatan dan itu dikelola oleh penduduk adat, ” kata Dewi. Dewi memaparkan tentang konsep community-based natural resource management di sejumlah negara Afrika. Program ini antara lain berupa upaya menjaga kesehatan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada di sekitarnya. Terbukti, konsep tersebut berhasil menciptakan penduduk adat yang lebih sehat. Di dalam situasi wabah, dimana promosi kesehatan menjadi sesuatu yang penting, kekayaan adat ini harus digali kembali jika memang memberikan hasil positif. [ns/ab]#@@#@!!

Petunjuk Pangan Segar Rentan Terbuang di Tengah Pandemi

0
Terhentinya bisnis perhotelan, restoran, kantin sekolah, dan kantin perkantoran selama penerapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona, memukul perdagangan bahan pangan segar, seperti sayuran dan bumbu dapur segar. Pembatasan aktivitas mendorong konsumen untuk membeli makanan yang lebih awet. Pra pedagang khawatir banyak barang dagangan yang membusuk dan akhirnya terbuang. Para pedagang di pasar tradisional Solo mengaku sepi pembeli sejak penetapan KLB virus corona diberlakukan dua bulan lalu. Salah seorang pedagang sayur dan bumbu dapur, Samini mengatakan harga bahan pangan pokok turun drastis pun tak mampu mendongkrak penjualan. Samini mengkhawatirkan dagangannya membusuk dan terbuang sehingga merugikan jualannya. "Semua harga sayuran dan bumbu dapur turun, tapi tidak ada pembeli. Sepi. Yang beli sepi banget. Paling banyak saat terkait yang beli 10 kilogram. Padahal sebelum wabah corona minimal 40 kilogram dagangan terjual bahkan sampai ludes tidak ada stok, inch keluhnya. Hal senada diungkapkan Tami, seorang pedagang. Dia memilih berjualan bahan pangan yang sudah dimasak atau bahan lebih tahan lama dibandingkan sayuran segar, seperti beras, gula pasir, kedelai, dan minyak goreng. 'Kalau usaha saya masih lumayan meski hotel, restoran, kuliner libur atau tutup sementara karena wabah corona. Kebanyakan yang beli ibu rumah tangga, dipesan lewat online. Mereka sekalian stok pangan selama sepekan di rumah, inch jelasnya. Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Solo, Heru Sunardi, Senin (4/5) pekan lalu mengatakan penutupan sementara bisnis katering, perhotelan, restoran, dan sentra kuliner memukul usaha pedagang bahan pangan pokok, terutama sayuran. Padahal, kata Heru, pasokan petunjuk pangan berasal dari daerah-daerah pada Jawa Tengah melimpah. Demikian juga halnya dengan stok pangan. Pasokan beras untuk Solo biasanya didapat dari Klaten, Sukoharjo dan Sragen. Sedangkan cabai dari Blora. “Masyarakat yang karena kesibukan dan mematuhi aturan pemerintah mencegah penyebaran malware corona, social distancing, tidak berkumpul atau berdesakan ini pelayanan di pasar tradisional tetap berjalan, ” papar Heru. Pemkot Solo mencatat ada eighteen dari total 44 pasar tradisional di Solitary, yang menjual bahan pangan. Sepinya pembeli membuat pedagang memutar akal mencari solusi bertahan hidup. Tukar menukar dengan dagangan lain sistem barter atau menerapkan penjualan on the internet menjadi salah satu alternatif memenuhi kebutuhan hidup sementara selama masa pandemi dan mencegah pembusukan komoditas sayuran karena tak terbeli. Kondisi berbeda terjadi pada bahan pangan pokok yang awet atau tahan lama untuk dikonsumsi. Harga petunjuk pangan tersebut justru berada pada atas Harga Eceran Tertinggi (HET), terutama untuk bahan pokok yang menjadi incaran masyarakat, seperti telur ayam dan gula pasir. Harga telur sempat menembus Rp twenty-four ribu per kilogram atau naik dua kali lipat. Harga gula pasir di pasaran mencapai Rp 18 ribu-Rp 22 ribu per kilogram, jauh di atas HET, yaitu Rp 12 ribu. Operasi pasar Gula pasir yang disediakan pemerintah daerah sebanyak 4 ton di masing-masing lokasi sejumlah pasar tradisional, Sabtu (9/5), ludes terjual dalam hitungan jam meski pembelian dibatasi maksimal dua kilogram per orang. Antrean panjang dengan cara jaga jarak dan wajib bermasker diterapkan mencegah penyebaran corona. Sekretaris Daerah Pemkot Solo, Ahyani mengaku heran dengan tingginya harga gula pasir saat ini. "Operasi Pasar gula pasir ini sebagai bentuk respon tingginya harga gula di pasaran yang jauh di atas HET yang ditetapkan pemerintah. Ini demi membantu masyarakat karena gula pasir kan termasuk salah satu kebutuhan pangan pokok yang berdampak ke inflasi, " komentarnya. Sebelumnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) hingga 3 April 2020 menemukan sebanyak 34 provinsi menjual gula pasir konsumsi pada atas HET. Kenaikan harga gula ini disebabkan kelangkaan pasokan serta tingginya permintaan konsumen. Komoditas pangan lain yang banyak dicari masyarakat karena lebih awet, antara lain beras, kacang-kacangan kering, tepung, mie instan, telur, makanan kaleng, umbi-umbian, empon-empon, daging beku, dan bumbu dapur instan. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan sekitar 6. 800 restoran dan 700 mal yang di dalamnya ada sentra kuliner memilih tutup sementara. Sedangkan bisnis katering dalam Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) terdampak lebih dari 40 persen dikarenakan mengandalkan pernikahan, pertemuan, perkantoran, pabrik, dan acara-acara lainnya saat ini di mana kegiatan massa saat ini dilarang sementara demi mencegah penyebaran virus corona. [ys/ft]#@@#@!!

Selesai Kontrak, 34. 300 TKI Bakal Pulang ke Tanah Air

0
Sebanyak 34. 300 pekerja migran Indonesia (PMI) diprediksi akan pulang ke Tanah Air pada Mei-Juni mendatang. Pemerintah bersiap agar tak terbentuk klaster baru penyebaran COVID-19.