Tuesday, August 24, 2021
Home Blog Page 66

AS Kerahkan Ratusan Tentara ke Pinggiran di Tengah Wabah COVID-19

0
Menurut Komandan Operasi Militer Wilayah Perbatasan AS, pihaknya mengerahkan ratusan lebih tentara ke perbatasan selatan AS itu dalam tengah pandemi COVID ー19, untuk menghalangi masuknya sejumlah migran yang berpotensi terinfeksi. "Saat kami berusaha menghilangkan potensi eksternal paparan COVID-19 kepada warga AS sebenarnya permintaan bertambah bukannya menurun dalam rangka mengamankan wilayah selatan perbatasan, " arahan Komando Utara AS, Jenderal Terrence O'Shaughnessy menjelaskan kepada wartawan, Rabu (1/4). Letjen Laura Richardson, komandan Angkatan Darat AS untuk Komando Wilayah Utara, menyatakan 540 pasukan tambahan akan dikerahkan ke perbatasan daksina dengan Meksiko "segera, " tanpa menjelaskan lebih rinci. Sementara tersebut di Guam, Angkatan Laut GANDAR berupaya mengevakuasi hampir sebagian besar 5. 000 pelaut di atas kapal induk USS Theodore Roosevelt, jadi upaya membersihkan kapal setelah merebaknya COVID-19. Penjabat Komandan Angkatan Laut Thomas Modly, Rabu (1/4), pada wartawan menjelaskan 93 pelaut pesawat induk itu dites positif virus corona. Tujuh di antaranya infeksi positif tanpa menunjukkan gejala. Cuma sekitar 25 persen pelaut pesawat induk yang menjalani pengetesan sejauh ini, tambahnya. [mg/ft]#@@#@!!

Trump: Bersiaplah untuk Hadapi Hari-Hari Pelik Virus CoronaÂ

0
Presiden Donald Trump mengutarakan masyarakat Amerika harus "bersiap-siap hadapi hari-hari sulit yang terbentang dalam depan, " dalam perjuangan melayani wabah virus corona.  Itu terjadi saat jumlah korban virus corona di AS meningkat meninggalkan 3. 600 orang, Selasa (31/3), melampaui angka resmi yang dilaporkan China.  Beberapa tempat lain di seluruh dunia, Italia yang paling parah dilanda Covid-19 melaporkan laju penambahan pasien corona mulai stabil dan beberapa kasus perdana mulai berkurang, namun krisis pada negara itu masih jauh sebab selesai.  Spanyol masih berjuang mengatasi rumah sakit-rumah sakit dengan kewalahan menampung pasien baru Pemimpin Vladimir Putin di Rusia menangani tegas mereka yang melanggar peraturan karantina dan penyebaran ‘berita palsu’ terkait wabah tersebut. Sementara itu China berangsur-angsur mendekati angka umum di mana sejumlah toko tiba dibuka kembali di pusat tanah air Wuhan.  Menurut data daripada Universitas Johns Hopkins di seluruh dunia, lebih dari 800. 000 orang terinfeksi dan lebih sejak 40. 000 meninggal. Setengah mair itu ditanggung Italia dan Spanyol, sementara AS mencatat lebih dari 180. 000 infeksi, dengan total kematian lebih banyak dibanding korban resmi China sekitar 3. 300 jiwa.  New York menjelma zona merah yang paling menjemput di AS, dengan sekitar 1. 550 kematian di seluruh negeri bagian, sebagian besar di praja New York, yang bersiap bertemu segala sesuatu lebih buruk terjadi dalam beberapa minggu mendatang. [mg/ii]#@@#@!!

Pembuat Minuman Keras Jual Penyanitasi Tangan dengan Harga Terjangkau

0
Penyanitasi tangan atau hand-sanitizer menjelma barang langka di berbagai bagian dunia termasuk di AS, dalam tengah pandemi virus corona. Melihat kondisi itu, sejumlah produsen bir, vodka, whiskey, dan minuman beralkohol berinisiatif memproduksi cairan penyanitasi tangan dengan harga terjangkau.

Penjaga Nasional California Bantu Dirikan Panti Sakit LapanganÂ

0
California langsung meningkatkan jumlah ranjang rumah sakit agar tersedia dalam pandemi virus corona yang sedang berlangsung, secara membuat rumah sakit darurat dalam Santa Clara Convention Center, San Francisco Bay Area. Sejumlah bagian Garda Udara Nasional California positif pemasangan velbed dan peralatan yang lain. Â Gedung konvensi itu sanggup menampung 250 tempat tidur. Rumah melempem darurat lainnya juga disiapkan pada beberapa tempat di negara periode tersebut. Untuk mengantisipasi lonjakan kejadian COVID-19 minggu ini yang kira-kira membuat sistem kesehatan kewalahan, Pemangku Kota Los Angeles Eric Garcetti mendesak orang yang dites tentu corona untuk tidak bergegas ke rumah sakit kecuali jika membuktikan beberapa gejala serius. Â Sebaliknya, Garcetti meminta 4 juta penduduk kota itu mencari cara bagaimana memisahkan diri dari anggota rumpun ketika menjalani karantina di rumah. Â Virus corona bisa menunjukkan beberapa gejala ringan atau cukup bagi kebanyakan orang, tapi untuk sebagian orang, terutama lansia & yang punya kondisi kesehatan tertentu, dapat menyebabkan penyakit yang bertambah parah ataupun kematian. [mg/ii]#@@#@!!

Vietnam Berlakukan Karantina Wilayah

0
Vietnam merupakan negara terbaru yang mengesahkan karantina secara nasional karena virus corona. Â Masa karantina wilayah selama 15 hari dimulai di dalam Rabu (1/4). Selain itu, sejumlah pejabat mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dalam kelompok berjumlah tiga orang atau lebih. Pada pokok pemberlakuan karantina wilayah, ada 212 kasus terkonfirmasi di Vietnam serta tidak ada kasus kematian. Bagian berwenang tertekad untuk mempertahankan kondisi itu. Â Gedung Putih memperkirakan 240. 000 warga Amerika bisa meninggal akibat virus corona sebelum puncak pandemi berakhir. Â Sentral Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centres of Disease Control and Prevention/CDC) menyatakan, Selasa (31/3), virus itu dapat menyebabkan komplikasi payah bagi perokok dan mereka yang menderita penyakit paru-paru, jantung, serta diabetes. CDC menyampaikan warga dengan kondisi kesehatan tertentu itu harus menyadari untuk tetap berada pada rumah. Â Namun dokter di Belanda memaparkan seorang perempuan berumur 101 tahun yang pulih dibanding COVID-19 telah memberikan "secercah tumpuan. "Â Perempuan itu dinyatakan pasti hampir dua minggu lalu, diisolasi di sebuah rumah sakit dekat Rotterdam, dan akan segera pulang ke rumah. [mg/ft]#@@#@!!

China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif

0
Setelah pengetesan minus dua kali berturut-turut, seorang penderita virus corona di Wuhan, dengan pernah menjadi pusat wabah tersebut, baru-baru ini diperbolehkan pulang sebab salah satu unit rumah lara keliling corona. Belum sempat merasakan kebebasannya, ia kemudian mendapat telepon dari otoritas kesehatan setempat yang mengatakan tes terakhir yang dilakukannya sebelum meninggalkan rumah sakit hasilnya positif. "Saya harus segera balik ke rumah sakit, " sirih pasien itu melalui Weibo, layanan seperti Twitter di corona. "Kompleks perumahan saya kembali dikarantina. " Karena corona memulangkan lebih penuh pasien COVID-19 yang pulih, berlaku peningkatan jumlah bekas penderita yang dites positif untuk kedua kalinya. Pejabat negara bagian untuk Pencegahan dan Pengendalian Bersama menyatakan dalam Sabtu (28/3) lalu, laporan infeksi kedua terjadi di banyak daerah, termasuk di provinsi Guangdong, Sichuan, Hunan, dan Hubei. Belum tersedia penjelasan yang memadai terkait sejumlah pasien dinyatakan positif setelah sebelumnya dites negatif virus corona. Beberapa besar pakar virologi berpendapat infeksi kedua kalinya sungguh sangat jarang. Pasien yang pulih memiliki total antibodi tinggi dalam darah yang mampu melawan infeksi COVID-19, menyimpan tubuh agar tidak kambuh. Itulah sebabnya di banyak negara, pasien yang pulih sekarang menyumbang plasma darah untuk transfusi bagi pasien yang sakit. Penjelasan lain untuk tes positif itu kemungkinan pengetesan yang dilakukan tidak akurat. [mg/ii] Â